Satu pertanyaan yang masih ada dalam setiap anganku. Mengapa banyak sekali masyarakat Indonesia yang bertingkah laku dan berkelakuan yang tidak sepatutnya dilakukan??? Padahal banyak para pelaku itu mempunyai pendidikan yang tinggi. Kalau dilihat dari faktor pendidikan, seharusnya seseorang yang mempunyai pendidikan tidak akan bertindak yang bukan-bukan dan tidak senonoh dan bisa menjadi contoh bagi orang lain disekitarnya yang nota bene kurang atau bisa dibilang berpendidikan kurang. Tapi mengapa kelakuan atau akhlak mereka tidak lebih atau bahkan jauh berada dibawah dari orang yang tidak berpendidikan??? Itu bisa terjadi karena pengaruh lingkungan sekitarnya. Mungkin?
Pendidikan di Indonesia pada saat ini cenderung lebih mementingkan aspek akademis dari pada aspek moral. Hal ini bisa kita lihat di sekolah-sekolah yang ada di Indonesia. Sebagai contoh, seseorang murid SMK yang nakal atau tidak bermoral lah bisa dikatakandapat lulus dari SMU dan meneruskan keperguruan tinggi hanya karena nilainya mencukupi standar kelulusan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.
Coba kita bayang kan apa yang akan terjadi apabila Negara Indonesia ini dipimpin oleh orang yang hanya mempunyai nilai akademis yang tinggi tapi tidak bermoral. apa yang akan terjadi dengan negara ini??
Pendidikan Indonesia menganut atau lebih condong pada sistem pendidikan liberal yang mengesampingkan pendidikan moral dan hanya mementingkan pendidikan akademis. Kapan Indonesia bisa maju kalau pendidikan moral di semua sekolah ditiadakan?? apakah Indonesia bisa maju kalau hanya mengandalkan pada kepintaran akademis?
Pendidikan moral sangatlah penting bagi individu,karena dengan pendidikan moral diharapkan perkembangan moral diharapkan mampuberjalan dengan serasi sesuai dengan norma yang berlaku dalam masyarakatdemi harkat danmartabat manusia itu sendiri. Di Indonesia khususnya, pendidikan moral telah ada dalam setiap jenjang pendidikan. Di Sekolah Dasar perkembangan pendidikan moral selain didukung dari perang orang tua,juga dari guru-guru yang mengajarkan nilai-nilai luhur untuk bekal kejenjang pendidikan yang lebih tinggi. Pendidikan Moral Pancasila, diajarkan sejak dari pendidikan dasar memiliki tujuan yang antara lain:
~membentuk anak negeri sebagai individu yang beragama
~ memiliki rasa kemanusiaan
~memiliki tenggang rasa demi persatuan
~ menjunjung tinggi nilai-nilai musyawarah untuk kerakyatan
~berkeadilan social
Sumber : http://it3a.wordpress.com/pendidikan-moral/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar